by

Tepis Disebut Kerja Asal Asalan, Jemmy Rumpuin Nyatakan Normalisasi Kali Tanopol Sesuasi Petunjuk BPBD SBB

-Ragam-246 views

Piru- N25NEWS.com – Beredarnya pemberitaan soal pengerjaan normalisasi Kali Tanopol di kota Piru yang dikerjakan oleh kontraktor Jemmy Rumpuin secara asal- asalan mengundang reaksi dari kontraktor tersebut.

Ditemui di kediamannya, Lorong Pisang, Kota Piru, Kecamatan Seram Barat, Pada Rabu, (16/9/2020) Rumpuin langsung mengklarifikasi pernyataan Warga Tanopol yang bernama Hendrik Yan Hutuely itu.

“Saya Jemmy Rumpuin, Saya menyatakan bahwa, pernyataan Bapak Hendrik Hutuely bahwa Saya kerja asal- asalan itu tidak benar, karena Saya kerja berdasarkan petunjuk dan arahan Badan Bencana, (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, BPBD SBB )” kata Jemmy.

Rumpuin yang didampingi Hendrik Yan Hutuelly menandaskan, dirinya sempat didatangi Hutuely yang melaporkan bahwa akibat hujan deras yang mengguyur Kota Piru, sejak Selasa, (8/9/2020) hingga Jumat, (11/9/2020) itu, Rumah Hutuelly yang terletak di bantaran kali Tanopol tergerus oleh derasnya aliran air.

Karena itu, Dirinya sempat menerangkan kepada Hutuelly bahwa, untuk kerja fisik pada normalisasi Kali Tanopol yakni pembuatan Bronjong maupun Talud tidak ada instruksi untuk pekerjaan tersebut, selanjutnya Rumpuin menyarankan Hatuely untuk melaporkan kejadian itu ke Badan Bencana (BPBD SBB) untuk ditindaklanjuti.

Ia mengaku, selama pekerjaan berlangsung dirinya hanya sesekali meninjau proyek tersebut, pasalnya alat berat yang dipakai untuk melakukan pekerjaan normalisasi Kali Tanopol adalah miliknya.

Selanjutnya Rumpuin menyatakan, dalam pengerjaan normalisasi Kali Tanopol alat beratnya saja yang dikontrak oleh pihak BPBD SBB dengan sistem perhari, dan setelah pengerjaan normalisasi Kali Tanopol itu, pihaknya menerima uang sewa alat berat sekitar Rp 200 hingga 300 Juta.

Ia mengklarifikasi, pernyataan Hutuely terkait isterinya Lusia Setitit sebagai anggota DPRD adalah benar, tetapi hal tersebut tidak bertendensi politik.

Sementara Hendrik Yan Hutuely saat diminta tanggapannya menyatakan, meminta maaf kepada Jemmy Rumpuin dan Istrinya Lusia Setitit karena telah menyebutkan bahwa, kontraktor Jemmy Rumpuin kerja asal- asalan, tetapi faktanya pekerjaan normalisasi Kali Tanopol itu berdasarkan petunjuk dan arahan dari BPBD SBB.

Hutuely menandaskan ucapan yang disampaikan saat diwawancarai adalah karena faktor emosional setelah melihat kondisi rumahnya yang tergerus akibat banjir pada Selasa hingga Jumat lalu.

“Saya meminta maaf kepada Pak Jemy dan Ibu Lusia, karena sudah menyebutkan Ibu Lusia sebagai anggota DPRD dan Pak Jemmy sebagai kontraktor yang kerja asal- asalan”pungkas Hatuely.

Penulis : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi