by

Tepis Agenda Politik, Dua Kadis Nyatakan Safari Ramadhan Memperkuat Perekat Hubungan Pemda SBB Dengan Masyarakat

Waimital, N25NEWS.com -:Menanggapi Tudingan yang beredar bahwa kegiatan lawatan Safari Ramadhan yang dilakukan Pemda SBB, yang berlangsung selama tujuh kali dalam bulan Ramadhan 1442 H Tahun 2021sebagai agenda politik, Dua Pimpinan OPD Pemda SBB angkat bicara.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten SBB, Hendry Mandaku yang ditemui di sela- sela kegiatan buka puasa bersama Pemda SBB dengan Masyarakat Desa Waimital, yang berlangsung di Pelataran Mesjid Nurul Fallah , Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB, pada Selasa, (4/5/2021) menyatakan, tudingan tersebut tidak benar, pasalnya agenda Safari Ramadhan telah menjadi agenda rutinn Pemda setiap tahun, sehingga tidak bisa disebut sebagai agenda Politik.
Mandaku menegaskan, tujuan dari Safari Ramadhan adalah sebagai ajang silahturahmi antara Pemda Dan Masyarakat sehingga dalam kegiatan itu tidak ada terselip kepentingan politik sama sekali.
Disingung mengenai slogan Safari Ramadhan Pemda SBB yang mengutip kata” Kasih Bae”, yang menjadi jargon pasangan YAKIN di Pilbub SBB 2017 lalu, Kabaghumas & Protokol Pemda SBB ini menjelaskan secara menyeluruh, Slogan Safari Ramadhan Pemda SBB 1442 H Tahun 2021, adalah “Kuatkan Silahturahmi Demi Kasi Bae SBB” lebih menekankan pentingnya hubungan silahturami yang baik antara Pemda SBB dan Masyarakat serta Masyarakat dengan Masyarakat, karena berangkat dari hubungan silaturahmi yang baik, maka akan tercipta keinginan bersama yang kuat untuk memperbaiki dan membenahi Kabupaten ini kearah masa depan yang lebih baik.

Ia menandaskan, slogan Kasi Bae sudah bukan menjadi tema politik tetapi tema universal bagi keinginan Masyarakat bersama Pemda SBB untuk bersama- sama membagunan dan memajukkan Kabupaten ini, sehingga dapat mencapai tujuan utama yakni kehidupan Masyarakat SBB yang adil, makmur dan sejahtera.

Sementara Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) SBB, Drs Moksen Pellu S.Pi menandaskan, Safari Ramadhan yang dilakukan Pemda SBB adalah hal yang lumrah dilakukan Pemda di bulan suci Ramadhan.
“Mulai dari Bupati siapa saja, di daerah mana saja, baik itu di daerah mayoritas Islam maupun bukan, melaksanakan Safari Ramadhan adalah hal yang wajar” ungkap Pellu.

Menurutnya, jika saat melakukan kunjungan Safari Ramadhan ada Masyarakat yang menyampaikan jargon ” dua periode”, itu adalah bentuk simpati, dan itu adalah urusan Masyarakat itu sendiri, bukan urusan Pemda karena tugas Pemda hanya melaksanakan Safari Ramadhan yang bertujuan meningkatkan rasa toleransi antara sesama pemeluk agama, antar Agama dan Pemerintah serta antar Agama

Pellu menegaskan, momentum Safari Ramadhan dari sisi positif adalah momentum yang luar biasa, karena telah menciptakan perekatan antar umat disaat itulah ada dibagun kebersamaan dengan tidak mencampurkan ibadah masing – masing.

Kadis PMD SBB ini menegaskan, Iven ini adalah Iven religi yang telah menjadi agenda tetap Pemerintah Daerah yang sudah dijalamkan sejak dulu.

Reporter : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi