by

Tanggapi Warga Tanopol Soal Proyek Normalisasi Sungai Berdampak Bajir, Bupati SBB Rincikan Penanganan Banjir Telah Yang Dilakukan

PIRU,N25NEWS.com -Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M.Pd bersama rombangan mengunjungi sejumlah lokasi di tepi bantaran Sungai yang terkena dampak banjir akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari lalu di Tanopol, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat pada Sabtu, (12/9/2020).

Saat tiba di lokasi Bupati SBB bersama rombongan yang terdiri dari Asisten I Setda SBB, Zeth Selanno, Kepala Dinas Pendidikan SBB, Nasir Suruwally ST MT, Kepala Satpol PP & Damkar SBB, Donald De Fretes, Camat Seram Barat, Ronny Salenussa dan Pejabat Desa Piru, Royanto Manupassa, sempat mendapat kritikan dari salah satu warga yang mengungkapkan, banjir dan longsor pada yang terjadi pada bibir sungai Tanopol akibat proyek normalisasi sungai yang dikerjakan oleh salah satu kontraktor, pada periode Januari lalu, karena itu, warga tersebut menuding yang akan dikerjakan saat ini adalah proyek .

“Katong cuma minta solusi untuk menanggani ini, dulu waktu normalisasi itu Beta pikir nanti ada di bangun talud, kalo seng ada talud maka akan nanti terjadi seperti ini”cetusnya.

Keadaan ini sempat menimbulkan ketegangan dengan rombongan, tetapi dengan tenang Bupati SBB berhasil meredakan situasi dan menerima masukan dari warga tersebut.

Menurut salah satu warga lainnya, kegiatan normalisasi sungai pada Januari 2020 lalu itu, tidak melibatkan masukan dan pendapat dari warga disekitar bantaran kali tersebut, dalam bentuk rapat, sehingga dapat di pikirkan solusi terbaik.untuk kegiatan Normalisasi itu, akibatnya pada saat hujan deras seperti ini, terjadi banjir dan longsor dibibir sungai sehingga mengancam rumah -rumah warga dibantaran kali Tanopol.

“Selama ini tanpa Normalisasi, biar hujan deras, tetapi seng pernah terjadi seperti ini, ini akibat normalisasi, karena itu Katong minta kalau sudah begini maka harus dibuat talud di sepanjang sungai” cetus warga tersebut.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Bupati SBB menyatakan pekerjaan yang dilakukan saat ini bukan proyek, tetapi tanggap darurat.

Ia menandaskan, tujuan kedatangannya ke Tanopol adalah karena adanya laporan Masyarakat terkait masalah banjir, karena itu pihaknya bersama rombongan mengunjungi lokasi ini untuk melihat apa saja yang harus dikerjakan, sehingga dapat membenahi persoalan banjir ini.

“Ini bukan proyek tetapi tanggap darurat, kondisi Darurat itu mau Katong pinjam uang, atau pinjam alat kah tetapi tetap Katong benahi akang” tegasnya.
Bahkan untuk meyakinkan warga tersebut, Bupati SBB langsung memanggil kontraktor yang menanggani Banjir ini yang bernama Mat , ” Mat apakah Pemda sudah kasih uang satu sen pun?? Ini Dia masih pake uang sendiri tapi Pemda harus selesaikan karena ini kewajiban” ujarnya

Bupati SBB kemudian mericikan, apa yang telah dilakukan Pemda SBB, untuk menanggani banjir di kawasan Kilo Satu dan Tanopol tersebut. yakni di kawasan bagian bawah Tanopol, tepatnya samping Gereja berjarak 100 M telah diusahakan supaya jalur air diluruskan.

Sementara di kawasan Perbukitan diatas, tepatnya di Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) Kota Piru, akan dibongkar jalan untuk mengalirkan aliran air ke sisi timur jalan yang kurang pemukiman penduduknya, tetapi kendalanya harus seijin Balai jalan, karena status jalan tersebut adalah Jalan Provinsi.

Bupati SBB mengungkapkan, sebelumnya pernah ada upaya pengerukan dari atas, tetapi ada keluarga yang tidak menyetujui sehingga dikerjakan apa saja yang ada , dan hari ini karena ada laporan Masyarakat, pihaknya langsung turun melakukan peninjauan, seterusnya melihat apa saja yang harus dikerjakan.

Setelah itu, Beliau kemudian menyatakan, sudah memerintahkan kontraktor Muhamat (Mat) untuk membenahi persoalan banjir yang terjadi di Kawasan Kilo Satu dan Tanopol ini.

Bupati mengakui, pekerjaan ini nantinya akan jadi proyek, tetapi saat ini masih dalam Penangangan darurat, ” tanya Mat saja , belum satu sen pun yang Dia dapat, Pemda belum.ada duit tetapi ini karena darurat harus dilakukan, ini demi Masyarakat,” cetusnya.

Menurut Bupati SBB, kritik Warga adalah hal yang biasa ada, tetapi harus disampaikan secara baik, sehingga pihaknya bisa jelaskan secara benar.
Dalam kunjungan Bupati ini juga hadir, Pabung Kodim Persiapan SBB, Mayor Inf Parlindungan Sinaga SH.beserta stafnya serta, sejumlah personel kepolisian dari Polsek Piru.

Penulis :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi