by

Sosialisasi & Workshop Ekraf, Pelaku Usaha UMKM SBB diminta Kreatif Ciptakan Peluang

SBB,N25NEWS.com -Dinas Pariwisata Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar kegiatan yang bertajuk Sosialisasi dan Workshop Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata, Tahun 2020 yang dilangsungkan di ruang pertemuan penginapan Hatuhuran, Desa Hatusua, Kecamatan Kairatu Barat, pada Kamis,(10/12/2020).

Kegiatan sosialisasi tersebut, diikuti oleh 70 pelaku usaha ekonomi kreatif yang tersebar di 11 Kecamatan, di Kabupaten SBB.

Dalam kegiatan sosialisasi dengan format diskusi panel itu, lima pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) Kabupaten SBB tampil sebagai Pembicara membawakan materi soal Pengembangan Pelaku Usaha Pariwisata dan Penerapan Protokol Covid-19, kelima Panelis itu masing – masing , dr Yohanis Tapang M.Kes , Kadis Kesehatan , Abraham Tuhenay, Kepala Satpol – PP & Damkar , Paulus .Ch. Pical M.Si Kabadan Pendapatan, Nawir Manuputty , Sekretaris Dinas Perindag dan Pejabat Dinkop UKM, Johanis M Soukotta S.Sos Kadis Pariwisata.

Sekretaris Dinas Perindag dan Pejabat Dinkop & UMKM SBB, Nawir Manuputty dalam paparannya menyatakan bahwa, ditengah situasi Pandemi Covid -19, pelaku – pelaku usaha UMKM dituntut untuk tetap mampu menggerakkan ekonomi ditingkat bawah .

“Yang jelas bahwa, dengan adanya Pandemi Covid 19 ini, tingkat daya beli masyarakat menurun,karena itu para pelaku usaha UMKM diminta untuk tetap kreatif dalam menciptakan peluang- peluang usaha “cetusnya

Menurut Manuputty, Pelaku Usaha UMKM di Kabupaten SBB yang menurut data Dinas Perindag SBB berjumlah 11.324 UMKM ini, ketika berhasil meningkatkan usahanya maka akan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan Masyarakat, kalau Masyarakat sudah sejahtera maka Kabupaten juga akan bertambah maju.

Sementara Kadis Pariwisata SBB, Johanis M Soukotta menjelaskan terkait keterlibatan dari lima Pimpinan OPD SBB pada kegiatan ini adalah, karena kegiatan ini didanai oleh Dana Insentif Daerah ( DID) yang didapat dari prestasi Nasional dalam rangka penerapan New Normal Life tatanan Covid-19.

“Karena ada salah satu pasal dari Peraturan Bupati No 15 Tahun 2020 itu menyatakan, harus menugaskan kepada para instansi teknis terkait,untuk melaksanakan sosialisasi tentang protokol Covid – 19, karena itu Kami menggandeng Dinas Kesehatan SBB untuk memberikan sosialisas, sebagai instansi yang memiliki tanggungjawab terhadap masalah pencegahan Covid-19.” cetus Soukotta.

Sementara Keterlibatan Satpol PP dan Damkar adalah, dalam rangka penegakkan aturan protokol Cobid-19 dan aturan perijinan dibidang Pariwisata, untuk Perindag dan Badan Pendapatan karena, pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah pelaku usaha UMKM dan sosialisasi kewajiban Pelaku Usaha untuk membayar pajak dan retribusi.

Penulis :Nicko Kastanja
Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi