by

Sengketa Tanah Dati Solepay Kamarian, Saksi Mengaku Lahan Milik Salaputa Tomatala Dijual David Ke PLN

-Hukrim-308 views

PIRU,N25NEWS.com – Sidang kasus dugaan penjualan tanah Dati Solepay, Negeri Kamarian, Kabupaten SBB yang berlangsung di PN Dataran Hunipopu melibatkan penggugat, Alberth Tomatala, Tergugat I, David Tomatalla, tergugat II, PT PLN Wilayah Maluku & Maluku Utara dan Tergugat III Pemerintah Negeri Kamarian.

Dalam sidang yang berlangsung Kamis, (22/8/2019) menhadirkan empat orang saksi masing-masing , Dominggus Tomatala, Corneles Sapia, Johanis Pattirane dan Jermias Pesireron.

Saksi Corneles Sapia ketika dicecar pertanyaan menyatakan dirinya dihadirkan di dalam sidang sengketa lahan Dati Solepay yang akan dipergunakan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)oleh PT PLN.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Ketua PN Dataran Hunipopu, Johanes Dairo Mallo SH itu saksi Corneles Sapia lahan yang dijual seluas 14.600 m2 meski tidak mengetahui batas-batas lahan Dati Solepay itu tetapi menurut saksi lahan tersebut milik Penggugat Albert Tomatala.

Menurut pengakuan Sekretaris BPD Kamarian ini, mengungkapkan saat kecil pernah diajak orangtuanya mendatangi Dusun Dati Solepay, pukul sagu dan singgah di Walang dan melihat orang tuanya ramas Sagu dilokasi tersebut, tetapi tidak melihat saudara David Tomatalla, yang hanya dilihatnya adalah di sebelah Dusun ada Johanis Pattirane.

Dalam sidang tersebut,saksi mengaku ada pendekatan dari pihak PLN untuk menyelesaikan masalah ini, “ada orang PLN yang datang tawarkan Rp 100 juta dan hiburan di tempat hiburan kafe Kharisma “cetus Sapia, namun pernyataan Sapia dibantah pengacara tergugat I, David. Tomatalla “itu bukan orang PLN itu rekanan PLN”bantahnya,Saksi juga menyatakan bahwa lahan miliknya berbatasan dengan lahan Tomatala Salaputa.

Sidang Ricuh

Sidang yang berlangsung di sore hari itu, sempat ricuh ketika salah satu pengunjung meneriaki saksi Corneles Sapia” Kalo seng bisa par jadi saksi jang jadi saksi, nau-nau ee..

Akhirnya pengunjung tersebut dikeluarkan dari ruang sidang, dan sidang dilanjutkan dengan menghadirkan saksi Johanes Pattirane, menurut Pria 89 Tahun itu Ia memukul sagu di daerah itu karena disuruh oleh Albert Tomatala dan tidak melihat David Tomatala ditempat itu.
Sementara Saksi Melianus Tomatalla yang menjabat sebagai kepala soa,mengaku tahu ada penjualan lahan dari David Tomatala ke PLN sejak November 2018, menurutnya lahan Solepay adalah pemberian dari Kapitan Tunny yang menikahi saudara perempuan Salaputa Tomatala.

Ia menegaskan tidak ada pengumuman di desa terkait penjualan tanah tersebut.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi