by

Sabet Asprov PSSI Terbaik Tahun 2018, Ini Program Yang Telah Dilakukan PSSI Maluku

-Olahraga-1,180 views

Piru,N25NEWS.com -Pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)Maluku periode 2017-2021 sejak dilantik pada Maret 2018 lalu, telah melaksanakan berbagai program untuk pengembangan sepak bola di Maluku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah bidang di Asprov PSSI Maluku, telah banyak program kerja yang dilakukan sejak tahun 2017 yakni, untuk bidang kompetisi sejak tahun 2017 hingga 2019 PSSI Maluku telah mengelar semua strata kompetisi, baik untuk kompetisi resmi untuk kategori usia, yakni U-13,U-15,U-17, kompetisi Menpora U-14 dan U-16,sampai dengan kompetisi Danone U12.

Selain itu, Bidang Kompetisi Asprov PSSI Maluku juga telah menyelenggarakan kompetisi utama yaitu Liga 3 Asprov PSSI Maluku yang rutin digelar setiap tahun.

Dari Hasil kerjasama Asprov PSSI Maluku dengan pihak ketiga, Asprov PSSI Maluku juga berhasil sebanyak tiga kali mengirimkan pemain usia dini keluar negeri yakni ke negeri China sebanyak 2 kali dan ke Thailand sebanyak 1 kali.
Sementara informasi telusuran dari Bidang Teknik dan Pengembangan Asprov PSSI Maluku, pada periode tahun 2017 – 2018 berhasil menelurkan 150 pelatih berlisensi D Nasional dan 24 Pelatih berlisensi C- AFC.

Adapun rinciannya adalah, di Tahun 2017 diselengarakan satu kali kursus Pelatih Lisensi D Nasional yang diikuti 30 Peserta, salah satu peserta kursus tersebut adalah Jais Lestaluhu.

Di tahun 2018, digelar empat kali kursus Pelatih linsensi D S4D yang menghasilkan 120 pelatih dan satu kali kursus Pelatih Lisensi C – AFC yang menghasilkan 24 Pelatih Lisensi C- AFC, didalam kursus tersebut terdapat 8 Pelatih asal Maluku dimana dari 8 Pelatih tersebut ada 4 pelatih asal Tulehu yakni Aji Lestaluhu, Lutfi Lestaluhu, Rifai Chang Lestaluhu dan Deden Ombi
Bidang Perwasitan, selama rentang waktu 2017-2020 Asprov PSSI Maluku juga menyelenggarakan tujuh kursus wasit, yakni mulai dari tanggal 27 Februari – Maret 2018 dilksanakan kursus wasit dengan klasifikasi C-3,dari kursus ini menghasilkan 20 wasit pria.

Selanjutnya pada bulan Oktober 2018, digelar dua kursus wasit untuk klasifikasi C-3 dan C-2, lewat kursus ini menghasilkan 25 Wasit pria dan 4 wasit wanita pada klasifikasi C-2, untuk klasifikasi C-3 menghasilkan 60 wasit pria dan 20 wasit wanita , dibulan Desember 2019 diselenggarakan lagi kursus wasit yang diselenggarakan di kota Masohi, dimana pada kursus tersebut menghasilkan 25 Wasit pria bersertifikat C-3.

Di Tahun 2020, dilangsungkan di kota Ambon dua kegiatan kursus wasit bersetifikat C-2 dan C-3 yang menghasilkan 20 wasit pria berkatagori C-3, 10 wasit pria dan dua wasit Wanita berkatagori C-2.

Selain ketiga bidang tersebut bidang -bidang dan komite lainnya tetap menjalankan programnya yang disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan kegiatan, misalnya untuk komite media tugasnya adalah mengekspos setiap kegiatan Asprov PSSI Maluku pada media massa, media elektronik maupun online,
Membuat rilis bagi setiap kegiatan, mengusulkan panitia pelaksana kegiatan untuk menyediakan tempat khusus peliputan ( Pers Corner), panitia juga harus menyediakan papan slide untuk sesi wawancara bagi pelatih tim pemenang maupun tim kalah, dan sebagainya.

Ketua Asprov PSSI Maluku, Sofyan Tjang Lestaluhu saat dikonfirmasi lewat jejaring selulernya pada Selasa, (19/1/2021) menyatakan, Kinerja Asprov PSSI Maluku sangat baik, ini dibuktikan dengan pengobatan Asprov PSSI Maluku sebagai salah satu Asprov PSSI terbaik di Indonesia tahun 2018 oleh PSSI Pusat.

Menurut Lestaluhu, penobatan gelar terbaik itu tidak lain karena tata kelola organisasi dan kebethasilan Asprov PSSI menjalankan seluruh program kerja PSSI di Provinsi yang berjuluk seribu pulau ini.

Penulis :Nicko Kastanja

Comment

Direkomendasi