by

Rilis Kasus Penikaman Di Dusun Tihu, Yudin Wally Tikam Agusman Karena Rebutan Anak

-Hukrim-272 views

PIRU,N25NEWS.com – Kapolres SBB, AKBP Bayu Tarida Butar-Butar mengungkapkan, kejadian pembunuhan di Dusun Tihu, Desa Tahalupu pada tanggal 27 Januari 2021 lalu adalah penikaman yang dilakukan tersangka Ode Yudin, alias Yudin alias Yudin Wally terhadap korban sehingga korban Agusman meninggal dunia

Dalam kegiatan press rilis yang digelar di Pelataran Mapolres SBB, jalan Trans Seram , Papora, kota Piru, pada Kamis, (25/2/2021) itu Kapolres didampingi oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres SBB, Iptu Pieter Fredy Matahelemual SH MH dihadapan sejumlah wartawan dari media cetak, elektronik dan onlain itu, tersangka YW dihadirkan bersama 4 jenis Barang Bukti ( BB) berupa: satu helai kain sarung bermotif batik, satu pasang sendal jepit,satu buah topi hitam bertuliskan Hurley, satu helai baju kaos hitam.

Dalam penyampaian rilisnya Kapolres mengatakan, pelaku penusukan Yudin Wally, beralamat Desa Namlea ilath, Kecamatan Batabual, telah melakukan perbuatan pidana ,karena itu pasal yang disangkakan terhadap pelaku adalah pasal 351 ayat 3 Pidana, untuk saksi – saksi yang telah diambil keterangannya untuk kasus ini ada 8 orang.

Uraian singkat dari kasus ini menurut rilis dari Kapolres adalah, pada tanggal 28 Januari 2021 lalu , sekira Pukul.02.00 WIT, korban Agusman yang saat itu sedang tidur bersama isterinya mendengar suara keributan dibelakang, setelah itu korban ke belakang untuk melihat apa yang terjadi, ternyata di sana pelaku Yudin Wally ( YW) sedang bertengkar dengan istrinya, dimana Mereka berdua bertengkar karena saling memperebutkan anak mereka.

korban Agusman sempat menegur pelaku YW, kemudian memukulnya berulangkali , karena itu pelaku kemudian mengeluarkan sebilah pisau yang diselipkan dipinggangnya, selanjutnya Pelaku YW menusuk korban, pada bagian perut sebelah kiri, karena mengalami perdarahan hebat dalam perjalanan kerumah sakit korban meninggal dunia.

Karena perbuatan pelaku YW ini, maka Pasal yang disangkakan adalah Pasal 351 ayat (3) KUHPidana Jo Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah “ORDONNTIEB TIJDELIKJE BIJZONDRE STRAFBEPALINGEN” (STBL) 1948 dan UU RI Dahulu Nomor 8 Tahun 1948.dengan ancaman Hukuman tahun penjara. 7 tahun.

Sebagai informasi, ditahun 2018 pelaku pernah terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan di Dusun Ulusadar Desa Waisala kecamatan Huamual Belakang,, dimana tersangka- tersangka lainnya telah menjalani proses persidangan dan sudah menjalani putusan pengadilan kemudian saat ini para tersangka- tersangka lain tersebut sudah kembali ke Masyarakat.

Pasal yang disangkakan pada kasus penikaman ini adalah, Pasal 351 ayat (3) KUHPidana Jo Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang mengubah “ORDONNTIEB TIJDELIKJE BIJZONDRE STRAFBEPALINGEN” (STBL) 1948 dan UU RI Dahulu Nomor 8 Tahun 1948.

Sementara dari keterangan Pelaku YW, Ia mengatakan menusuk korban karena dirinya dipukul.berkali- kali di wajahnya oleh korban.

YW juga menyatakan kedatangannya ke Dusun Tihu adalah dengan tujuan mengambil anaknya, tetapi terjadi pertengkaran dengan isterinya karena Isteri pelaku , mempertahankan anaknya .
Pelaku juga menandaskan sebelumnya sang istri dan anak tinggal bersama- sama di Desa Namlea ilat tetapi karena masalah pertengkaran Rumah Tangga istrinya pulang ke rumah pangkat Bapaknya korban Agusman.

Reporter : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi