by

Pertimbangan Keamanan, Rekontruksi Kasus Penikaman Dan Kekerasan Bersama Di Dusun Translok Digelar Di Mapolres SBB

-Ragam-233 views

PIRU,N25NEWS.com -Rekontruksi kasus penikaman dan kekerasan bersama yang terjadi di Dusun Translok, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB digelar di Mako Polres SBB, Pada Rabu, (4/11/2020) berlangsung dari pukul 11.59 WIT hingga 13.30 WIT.

Kasus penikaman dan kerasan bersama yang terjadi di Dusun Translok itu terbagi atas
-. Kekerasan Bersama thd Orang dgn korban Vio Tuanubun dengan Laporan Polisi Nomor : LP – B / 105 / X / 2020 / Maluku / Res – SBB, tanggal 12 Oktober 2020.

– Penikaman / Penganiayaan yg mengakibatkan matinya orang dgn korban STEWARD 2. Laporan Polisi Nomor : LP – B / 106 / X / 2020 / Maluku / Res – SBB, tanggal 12 Oktober 2020.
-. Kekerasan Bersama terhadap orang yg mengakibatkan korban YAMES meninggal dunia.
berdasarkan, Laporan Polisi Nomor : LP – B / 107 / X / 2020 / Maluku / Res – SBB, tanggal 12 Oktober 2020.

Rekonstruksi Insiden yang terjadi antara Desa Lumoly dan Dusun Translok itu dilakukan oleh Penyidik Satuan Reskrim Polres SBB yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres SBB, IPTU PIETER FREDY MATAHELUMUAL, SH, MH yang diawali dengan penyampaian arahan dengan poin-poin sbb.
Matahelemual menyatakan, tujuan dilaksanakannya rekonstruksi saat ini agar memperagakan adegan / peran masing – masing pelaku sesuai dengan fakta / peristiwa yang terjadi,lokasi saat ini yang digunakan adalah Mako Polres Seram Bagian Barat, dengan mengasumsikan sama seperti TKP di Dusun Translok Desa Eti, hal ini dikarenakan pertimbangan situasi keamanan.
Menurutnya, Rekonstruksi merupakan salah satu syarat dan bagian yang tidak dipisahkan dalam proses penegakan hukum.

Karena itu lulusan magister hukum ini, menghimbau kepada para saksi yang hadir dari Desa Lumoli dan Dusun Translok pasca rekonstruksi saat ini, agar kembali tetap menjaga situasi kamtibmas masing – masing serta tidak melakukan aksi/tindakan yang memicu persoalan baru.

Ia mengharapkan , Masyarakat yang kedua lokasi bertetangga ini, menyerahkan semua permasalahan yang terjadi ke Kepolisian guna dilakukan proses hukum sesuai perbuatan yang dilakukan masing – masing pelaku.

Dilanjutkan kegiatan rekonstruksi yang diperankan oleh para tersangka dan saksi dengan memperagakan 29 adegan sesuai peristiwa / fakta yang terjadi.

Kegiatan rekonsturksi disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejari SBB, FARIDZ DESTRARASTA, SH, Kuasa Hukum para tersangka ALAFARIS LATURAKE, SH dan Penyidik Pembantu Polres SBB yg menyidik kasus tersebut, serta mendapat pengamaman oleh personil Sat Sabhara Polres SBB dan Sie Propam Polres SBB.

Penulis :Nicko Kastanja
Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi