by

Perjanjian Damai Lumoly- Translok,Kapolres Harap Masyarakat Lancar Beraktifitas

-Ragam-175 views

PIRU,N25NEWS.com -Upaya perdamaian atas peristiwa pertikaian yang terjadi pada 12 Oktober 2020 lalu antara Desa Lumoly dan Dusun Translok, di Kecamatan Seram Barat , Kabupaten SBB yang berujung pada kematian 2 warga, terus dilakukan oleh Polres Seram Bagian Barat.

Pada Jumat (18/12/2020), berlangsung di ruang pertemuan utama, Mapolres SBB, Jalan Papora , Kota Piru, digelar acara penandatanganan Perjanjian Damai antara Lumoly- Translok yang dihadiri oleh Pejabat Desa Lumoly, Pejabat Desa Eti, Ketua BPD Lumoly, Kepala Dusun Translok, tokoh adat , Tokoh Masyarakat, Ketua Pemuda dan tokoh agama, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas dari kedua lokasi yang terlibat dalam pertikaian tersebut.

Sementara dari Pihak Polres SBB sebagai mediator, hadir Kapolres SBB, AKBP Bayu Tarida Butar- Butar S.IK, Kasat Serse Polres SBB, IPTU Pieter F. Matahelemual, SH.MH, Kasat Bimas Polres SBB, IPTU J. B. A. Bolohroy, Kapolsek Piru, IPTU Idrys Mukadar S. Hi, Kasi propam IPDA H. Nikijuluw,

Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Seram Barat, Ronny Salenussa S.Pi, M.PA, Ketua Klasis Seram Barat,Pdt R. Haliwela S. Th, Perwakilan Danramil Piru, Pelda Asmaraman, Kabid Politik Badan Kesbangpol dan Linmas Pemkab SBB F. Taihitu S. Sos.

Dalam kegiatan itu, dua tokoh Pemuda yang mewakili dua lokasi yang bertikai, yakni Daniel Marital dari Desa Lumoly dan Douglas Sapulette dari Dusun Translok membacakan 13 butir kesepakatan damai.

Kapolres SBB, AKBP Bayu Tarida Butar- Butar S.IK saat ditemui usai kegiatan mengharapkan, semoga 13 butir kesepakatan itu bisa dapat disosialisasikan kepada Masyarakat di Desa Lumoly maupun di Dusun Translok, sehingga Masyarakat bisa mengetahui bahwa telah dilakukan kesepakatan damai yang telah ditandatangani oleh representasi dari dua lokasi itu, yang terdiri dari Pejabat, Para Tokoh, Babinsa, Babinkamtibmas, Kapolsek, Danramil dan Camat.

Karena itu Butar – Butar berharap, dengan adanya kesepakatan.damai itu situasi Desa Lumoly dan Dusun Translok paska kejadian, dapat tetap kondusif dan terjaga sehingga aktifitas Masyarakat di kedua lokasi tersebut dapat berjalan dengan aman dan tentram.

Disingung mengenai adanya saksi jika ada pihak yang melanggar poin dari kesepakatan damai tersebut, Kapolres mengungkapkan, ada poin kesepakatan yang menyatakan jika ada Masyarakat yang menggunakan kenalpot racing yang membuat bising, maka akan dilaporkan ke Babinsa atau Bhabinkamtibmas, supaya kenalpot tersebut distandarkan lagi.

Selain itu, jika ada Masyarakat yang kedapatan mabuk- mabukan maka Mereka akan diamankan diberi pembinaan oleh Bhabinkamtibmas maupun Babinsa setempat.

Menurut Butar- Butar, intruksi untuk kedua pelanggaran tersebut telah diperintahkan pihaknya kepada Kapolsek Seram Barat hingga ke tingkat bawah yakni ke Bhabinkamtibmas.

Sebelumnya, upaya perdamaian untuk kedua lokasi tersebut, telah diretas oleh pihak Polres SBB melalui pendekatan agama, dimana Kapolres bersama jajaran dan Masyarakat di dua lokasi tersebut menggelar ibadah Minggu bersama di dua lokasi itu.
Penulis :Nicko Kastanja
Editor :Redaksi

Comment

Direkomendasi