by

Peringatan Detik- Detik Proklamasi RI Ke- 75 Di Morekau, Bupati Nyatakan Selama 3 Tahun Kepemimpinannya Kabupaten SBB Alami Kemajuan

MOREKSU,N25NEWS..com -Upacara Peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke- 75 yang mengusung tema” Indonesia Maju” digelar Pemerintah Kabupaten SBB dihalaman upacara depan Kantor Bupati SBB, Jalan Jacobus Puttileihalat, Morekau , Kota Piru, pada Senin, (17/8/2020).

Tampil sebagai Inspektur Upacara Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M.Pd, sementara sebagai Komendan Upacara, Kapten infantri Imam A Gorigi, sementara Perwira Upacara, Kapten Inf Agung Prabowo.

Hadir dalam upacara yang menerapkan Protokol Covid-19 itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten SBB, Sugih Carvallo. S.H, M.H, Ketua Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu Kelas II Piru, Johanis Dairo Malo. S.H, M.H, Kapolres SBB, AKBP. Bayu Tarida Butar Butar S.IK, Pabung Kodim Persiapan SBB, Mayor Inf S. Perlindungan Sinaga, Kepala lembaga pemasyarakatan Kls II B.Piru, Taufik Rahman.Bc.IP, S.H, Wakil Bupati SBB, Timotius Akerina. S.E, M.Si, Ketua DPRD Kab. SBB, Abdul Rasyid Lisaholet. S.Pi, Sekda SBB, Mansur Tuharea. S.H, M.M,.

Hadir pula dalam upacara tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten SBB, Taslim Tuasikal. S.Ag, Kepala Inspektorat Kab.SBB. Drs. Abdullah Fakaubun, Pabung SBB Mayor Inf D. Mado, Kasat intel Polres SBB, Iptu Marten Wenno, Pastor Paroki Piru. Goris Matli Projo, Para Pimpinan OPD jajaran Pemda SBB, Para Anggota DPRD Kabupaten . SBB, Para tokoh Agama, tokoh Adat, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M Pd saat ditemui saat usai mengikuti acara pemberian Remisi bagi Napi di Lapas Kelas 2 Piru menyatakan , sesuai dengan tema HUT RI ke – 75 “Indonesia Maju”, ada sejumlah kemajuan yang berhasil diraih Pemda SBB selama periode kepemimpinannya yakni, berhasilnya Pemda SBB keluar dari opini “Disclaimer” oleh BPK.- RI dan mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) selama dua tahun berturut-turut- turut.

Untuk itu, Payapo berharap atas kerja sama semua pihak baik aparatur Pemda dan Masyarakat, di tahun 2021 Pemda SBB bisa meraih penilaian yang lebih tinggi lagi dari BPK- RI yakni, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),

Selain itu, Bupati SBB mengungkapkan, di tahun 2019 berdasarkan penilaian.Ombudsman RI Perwakilan Maluku, terhadap Pelayanan Publik Pemda SBB kepada Masyarakat, Pemda SBB dinyatakan telah keluar dari zona merah ke zona kuning yakni nilai C.

Payapo menandaskan, saat dirinya dilantik bersama dengan Wakil Bupati SBB, Indeks Pembagunan Manusia (IPM) yang dinilai dari 3 faktor yakni, Ekonomi , Kesehatan dan Pendidikan, berada pada angka 58 tetapi saat ini sudah naik menjadi 62.karena itu Bupati menyatakan pencapaian ini adalah berkat kerja keras para stakeholder baik di level Kabupaten maupun hingga ke Kecamatan.

Bupati juga mengungkapkan, selama tiga tahun kepemimpinannya, jalan yang telah dibuat sudah mencapai 250 kilometer lebih, pasalnya menurut Bupati pembagunan jalan adalah prioritas utama, karena dirinya menyadari bahwa ekonomi Rakyat akan maju jika ditunjang dengan infrastruktur jalan yang memadai.

Ditahun 2021, Payapo berjanji untuk melanjutkan program pembukaan jalan- jalan baru ke daerah terisolir, sesuai dengan anggaran yang ada.

Usai Upacara pengibaran Bendera, dilanjutkan dengan pemberian bibit benih ikan dan pakan ikan secara simbolis kepada Kelompok Nelayan Budidaya.

Acara selanjutnya dilanjutkan pembacaan hasil lomba video pendek, inovasi Desa yang diselenggarakan oleh Pemda SBB, pada beberapa waktu lalu, dengan hasil.Juara I : Desa Tihulale dengan Poin, 99.8, Juara II: Desa Laturake, dengan Poin 99,7,Juara III:Desa Kairatu dengan poin, 99,6, Juara Harapan I: Desa Pasinalu dengan poin 98, Juara Harapan II: Desa Hulung dengan poin 97, Juara Harapan III: Desa Niwelehu dengan poin 96, sementara Juara Favorit adalah Desa , Kaibobu dengan Nilai 95.

Dalam acara itu juga, Bupati SBB membagikan masker secara simbolik kepada Ketua Tim.Penggerak PKK Kabupaten SBB, My Hajjah Syarifah Payapo.

Reporter : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi