by

Pandai Baca Peluang, Masker Aroma Terapi Harum Maluku Laku Terjual Capai Ribuan Buah

-Ragam-387 views

ETTI ,N25NEWS.com – Masker aroma terapi “Harum Maluku” hasil karya pendeta Minggus Risaputty, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat atas masker pelindung setelah timbulnya ancaman penularan Virus Corona ternyata cukup laris di pasaran .

Dari pengakuan Risaputty, yang ditemui dikediamannya, di Desa Etti,Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB, pada Sabtu, (18/4/2020) mengungkapkan bahwa, masker aroma terapi buatannya cukup laris di pasaran meski dibanderol harga Rp 25.000 per buah.

Untuk penjualan langsung dirumahnl, penjualannya sudah mencapai seribuan lebih masker, selain itu juga ada penjualan di kota Ambon dan Kecamatan Taniwel yang sudah mencapai 500 an masker .

Risaputty juga mengungkapkan, ada juga pemesanan dari Pemkab SBB, lewat Dinas Kesehatan dengan jumlah 2000 buah masker.
Karena pemesanan banyak dan dengan tujuan untuk dibagikan ke pada Masyarakat SBB, maka Risaputty memasang harga sosial untuk pemesanan tersebut yakni, Rp 10.000 permasker.

Terkait pemesanan tersebut, Risaputty mengungkapkan, Pemda SBB sudah selayaknya memberikan peluang bagi UMKM lokal SBB, bagi pengembangan dan pemberdayaan UMKM terutama untuk promosi karya Anak Negeri dan juga supaya Masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari aroma terapi tersebut.

Risaputty berharap, ketika promosi produknya secara gencar dilakukan, maka produk masker aroma terapi yang diberi nama “Harum Maluku” itu bisa menjadi ikon pencegahan penularan Virus Corona di Maluku.

Secara gamlang , Risaputty menjelaskan aromaterapi dari bahan herbal seperti cengkeh dan pala yang ada didalam masker ini, dapat menstimulasi pernapasan sehingga menjadi lega, karena itu, orang yang mengalami sakit kepala, flu dan pilek serta sinusitis bisa sembuh.

Ia berharap, lewat penggunaan masker ini dapat memperkuat kekebalan tubuh pemakai sehingga dapat terhindar dari penyakit dan ancaman penularan virus Corona.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi