by

Masyarakat Kilo Satu Palang Jalan Akibat Kecewa Banjir, Bupati SBB Lansung Merespon

PIRU,N25NEWS.com -Hujan deras yang mengguyur Kota Piru selama beberapa hari akhir-akhir ini, menimbulkan banjir di Dusun Kilo Satu.

Sejumlah rumah- rumah warga yang berada di sepanjang dan di sekitar aliran sungai tergenang.

Kejadian yang terjadi Di Dusun Kilo Satu, Kota Piru, Kecamatan Seram Barat, pada Kamis, (10/9/2020) Karena besarnya volume air yang mengalir di Kilo Satu, tidak hanya merendam rumah-rumah.warga, tetapi juga meluber sampai ke jalanan.

Persoalan ini makin pelik karena adanya endapan pasir yang menutupi sebagian sungai / kali tersebut.

Sungai atau kali yang selama ini di musin Kemarau menjadi kali mati, dianggap tidak bermasalah karena itu tumpukan sedimen pasir tidak dihiraukan, akhirnya saat lebat dengan volume air yang besar membuat bencana banjir yang fatal di Dusun Kilo Satu.

Bencana Banjir Di Dusun Kilo Satu itu, kemudian direspon dengan kekecewan Masyarakat dengan memalang jalan pada jalur jalan Trans Seram yang melewati daerah itu, pada tiga titik yaitu pada pertigaan di Kilo satu dekat kios Bensin , Jembatan dan pada jalur lurus sekira 50 Meter dari kedua lokasi tadi, karena penalangan jalan itu menyebabkan terjadi antrian kendaraan mengular sepanjang ratusan meter di Kilo Satu.

Menyikapi persoalan ini, Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M PD didampingi Sekda SBB, Mansuur Tuharea SH dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum SBB, Thomas Wattimena ST MT langsung turun meninjau lokasi tersebut, setelah melakukan pertemuan dengan tokoh Masyarakat Kilo Satu maka disepakati untuk membuka blokade jalan tersebut.
Bupati kemudian mengintruksikan Dinas PU untuk melakukan langkah-langkah untuk mengatasi Banjir yakni dengan melakujan pengerukan Lokasi yang dilewati aliran air.

Selain itu, Bupati SBB didampingi oleh para stafnya melakukan perjalanan, meninjau pusat aliran air yang menyebabkan banjir yang lokasinya terletak di ketinggian yakni di Tempat Pembuangan Akhir (TPA ) Kota Piru.
Setibanya di lokasi TPA tersebut, Bupati langsung bertukar pikiran dengan Tokoh Masyarakat Kilo Satu, untuk mengatasi bahaya banjir dimana pada lokasi ketinggian itu, aliran Air terbagi atas dua yakni disini Barat dan Timur jalan , karena itu diupayakan supaya aliran air dialihkan ke sini Timur yang alirannya langsung ke Kali dan kurang pemukiman penduduk.

Di lokasi tersebut Bupati SBB menyatakan, akan menyelesaikan persoalan Banjir ini secara tuntas satu persatu, tetapi untuk Malam ini Kita selesaikan di pemukiman warga dibawah dulu.

Persoalan banjir di Kilo Satu cukup rumit, mengingat banjir terjadi pada beberapa titik lokasi, untuk itu Kepala kepala PU SBB, Ir Thomas Wattimena ST menyatakan, pihaknya akan melakukan survei sebelumnya, sehingga bisa menentukan cara penyelesaiannya, sementara terkait lokasi asal aliran air itu, Wattimena mengatakan akan memasang lima buah cincin penahan untuk mengalirkan air sementara di daerah tersebut..

Penulis :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi