by

Lakalantas Jadi Pembunuh No 4, Kasatlantas SBB Ingatkan Pengendara Gunakan Helm, Lampu & Kenalpot Standar

-Hukrim-413 views

PIRU,N25NEWS.com-Tingginya angka kecelakaan lalulintas yang berimbas pada meninggalnya Pengendara kendaraan bermotor, menjadikan Angka Kecelakaan lalulintas menjadi penyumbang terbesar Kematian nomor 4 di dunia. hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Lalulintas Polres SBB, Iptu Ibrahim Lating saat ditemui di kantornya, Senin (13/1/2020).

Dijabarkan Lating, yang menjadi penyumbang Angka kematian manusia di dunia tertinggi nomor satu adalah Serangan Jantung, selanjutnya Kanker dan yang ketiga adalah Diabetes, karena itu Ia meminta para pengguna kendaraan bermotor harus benar-benar mematuhi peraturan Lalulintas dengan melengkapi diri dan kendaraannya dengan kelengkapan berkendara seperti helm standar, kaca spion, lampu sein, lampu jalan dan klakson, serta kenalpot standar.

Penggunaan helm standar seharusnya menjadi prioritas para pengendara, karena menurut Kasat yang pernah bertugas di Polres Ambon dan Tual ini, dari data diperoleh 95 persen Lakalantas yang berakibat meninggal dunia adalah karena benturan di kepala.

Karena itu pihaknya menegaskan, para pengguna kendaraan roda dua maupun penumpang kendaraan mobil pick up tanpa atap untuk menggunakan helm standar.

Ia juga mengingatkan, para pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan peralatan standar dalam berlalu lintas, terutama helm standar yang melindungi kepala pengemudi saat terjadi kecelakaan bermotor, selain itu juga penggunaan lampu motor dan klakson dan kenalpot harus berstandar sehingga tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Dari pantauan media ini, ada pengemudi yang menggunakan lampu Strobo sehingga mengganggu para pengemudi lainnya saat berpapasan dijalan, ada juga pengendara yang menggunakan klakson yang membuat bising di jalan Raya.

Bahkan di beberapa lokasi masih kedapatan anak-anak muda yang menggunakan kenalpot racing, yang dengan ugal- ugalan membunyikan mesin motornya sehingga membuat kebisingan di jalan – jalan yang dekat dengan pemukiman penduduk..

Terkait penggunaan kenalpot racing, Lating menandaskan menjelang akhir tahun 2019 lalu, pihaknya telah melakukan razia pengguna kendaraan yang menggunakan kenalpot yang menyalahi standar tersebut, dimana pengguna kendaraan roda dua yang menggunakan kenalpot racing dikenakan denda Rp 250.000, sementara pengguna kendaraan roda empat didenda Rp 500.000.

” Sesungguhnya pada Undang-Undang No 22 Tahun 2019, pasal 285 bagi pengguna kendaraan bermotor yang menggunakan kenalpot racing hukumannya adalah penjara selama 1 bulan atau membayar denda ke negara” jabarnya.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Tingginya angka kecelakaan lalulintas yang berimbas pada meninggalnya Pengendara kendaraan bermotor, menjadikan Angka…

Dikirim oleh n25news.COM pada Senin, 13 Januari 2020

Comment

Direkomendasi