by

Klarifikasi Keterlambatan Bansos Tahap IV, Kadis Sosial SBB Ungkapkan Masih Ada 14 Desa Yang Belum Masukan Masukan Verifikasi Data Penerima

PIRU,N25NEWS.com – Menanggapi keluhan Masyarakat SBB terkait keterlambatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos ) tahap IV, Kepala Dinas Sosial SBB, Joseph Rahanten menyatakan, keterlambatan bantuan tersebut bukan karena kesengajaan Pemkab SBB tetapi karena keterlambatan pihak Desa memasukan data verifikasi penerima Bansos.

Menurut Rahanten yang ditemui sejumlah awak media diruang kerjanya, Selasa, (11/8/2020) mengungkapkan, bahwa data penerima Bansos selalu berubah- ubah , bahkan terkadang nama penerimanya sama tetapi tanda tangannya berbeda.

” Ada yang tahap satu namanya ini, tahap dua sudah orang lain, tahap ketiga orang lain lagi kalau sudah begini maka terjadi masalah maladministrasi, saat Kita akan disalahkan saat diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKP) nanti, karena arah pemeriksaan BPKP ke masalah tersebut” cetus Rahanten.

Menurut Rahanten, Masyarakat harus memilah antara bantuan Pandemi Covid- 19 dan Bantuan Sosial, pasalanya bantuan sosial ada dua yaitu bantuan PKH dan bantuan Sembako atau yang sebelumnya disebut Bantuan Pangan Non Tunai(BPNT),sementara Bantuan untuk penanganan Covid-19 ada Bantuan Sosial Tunai (BST) dan dan Bantuan Dari Dana Desa.

Ia merincikan, Dana Bansos merupakan Dana sharing dari Pemerintah Provinsi Maluku sebesar 20 persen dan Pemerintah Kabupaten 80 persen, karena itu Dinas Sosial SBB sebagai penyelenggara teknis, harus mengacu pada aturan- aturan sehingga saat pemeriksaan nanti Pihaknya tidak disalahkan karena datanya tidak akurat.

Rahanten menambahkan, pada tanggal 7 Juli bulan kemarin, Dinas Sosial SBB telah menyampaikan surat resmi terkait permintaan untuk memasukan data nama penerima yang terlah diverifikasi lewat Grup WhatsApp Pemdes SBB, tetapi ternyata sebagian Desa belum memasukan data tersebut.

Kebijakan selanjutnya adalah, Dinas sosial SBB mengeluarkan surat tugas bagi sejumlah staf Dinsos SBB untuk menjemput langsung data penerima Bansos tersebut di Kecamatan maupun di Desa- Desa.

Hasil akhir dari upaya tersebut adalah hanya tersisa 14 Desa yang belum memasukan Data Penerima Bansos tersebut, yakni Desa Lumapelu, Suhue,( Taniwel Timur) Taniwel, Buria, Niwelehu (Taniwel) Huamual Belakang Buano selatan, Sole, Tonu Jaya, Tahalupu (Huamual Belakang ), Kairatu, Kamarian (Kairatu) Luhutuban, Tonu Jaya, Kelang Asaude (Pulau Manipah).

Ditanya terkait Rencana waktu penyaluran Tahap Bansos tahap IV , Rahanten belum bisa menjamin, pasalnya selain data yang belum diverifikasi , Dana Penyaluran Tahap III belum dilunasi Pemda kepada pihak ke tiga, ” saat penyaluran tahap III ini, meski barang bantuannya telah diterima Masyarakat tetapi pembayarannya belum dilunasi” ungkap Rahanten.

Reporter : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi