by

Kasus Perampasan dan Penggrusakan HP Kamera Jurnalis Malukunews TV, PH Buka Ruang Mediasi Tapi Minta Terlapor Serius

-Ragam-365 views

PIRU,N25NEWS.com -Kasus perampasan dan pengrusakan HP kamera, Jurnalis Malukunews TV telah masuk tahap penyelidikan Polres SBB, setelah pada Senin, (19/10/2020) Jurnalis Malukunews TV, Yasmin Bally dipanggil penyidik Polres SBB untuk memberikan keterangan terkait pelaporannya di Mapolres SBB, Jalan Trans Seram, Kota Piru, Kecamatan Seram Barat.

Menurut pengakuan Bally yang ditemui di Piru, Jumat, (30/10/2020) pemeriksaannya disaat itu seputar perampasan kamera dan pencegahan peliputan.

Penasehat Hukum, Yasmin Bally, Denny Solehuwey SH juga mengamini hal tersebut, Solehuwey menambahkan, terkait tahap penyelidikan tindak pidana pengrusakan HP Kamera yang dipakai Jurnalis, Yasmin Bally untuk melakukan peliputan di Badan Inspektorat Daerah SBB, pihak penyidik Polres SBB telah memanggil Pelapor bahkan Terlapor IL, Pegawai Badan Inspektorat Daerah SBB.

Menurut Solehuwey Terlapor IL dalam keterangannya kepada penyidik, meminta diberikan kesempatan waktu satu bulan, untuk melakukan pertemuan mediasi dengan pihak Pelapor untuk proses penyelesaian.

Namun menurut Solehuwey, dari jangka waktu tersebut, Terlapor IL terlihat kurang serius dan sengaja mengulur waktu, meskipun pihak Pelapor telah menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Terlapor untuk membicarakan penyelesaian persoalan ini.

“Kami masih memberikan kesempatan kepada terlapor, untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, ruang dan waktunya pun masih Kami berikan tapi sampai kini dari tenggat waktu tersebut pihak terlapor IL masih mengulur- ulur waktu “ungkapnya.

Karena itu, Solehuwey menyatakan jika selesai tenggat waktu tersebut, maka pihak kliennya tidak akan lagi memberikan toleransi, karena melihat terlapor IL dengan sengaja mengulur waktu dan tidak ada keseriusan pihak terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Solehuwey juga menambahkan, selain pengaduan kasus perampasan dan pengrusakan HP kamera yang digunakan saat melakukan peliputan, ada juga pengaduan pencemaran nama baik dengan pihak terlapor kepala Inspektorat Daerah, Abdullah Fakaubun.

Menurutnya, dari pengembangan kasus pencemaran nama baik ini ada sejumlah oknum yang sengaja menyebarkan isu pemerasan bahkan ada yang langsung melaporkan Yasmin ke pimpinan Malukunews TV di Ambon.

” Katong akan lihat saja siapa- siapa nanti yang akan menjadi terlapor dalam pengembangan kasusnya nanti” kata Solehuwey.

Secara khusus Solehuwey juga mengapresiasi kinerja Penyidik Polres SBB, Saya mewakili Pihak korban Kami sangat mengapresiasi Kinerja Polres Seram Bagian Barat, terkait Perkara pidana yang Kami adukan. Semoga semakin cepat mencapai suatu keadilan dan kebenaran atas perkara ini
Dari informasi yang dihimpun, Kepala Inspektorat Daerah SBB, Abdullah Fakaubun juga sudah menyatakan bahwa tidak ada pernyataan dari dirinya bahwa Ia diperas oleh Jurnalis Yasmin Bally, bahkan Ia mensinyalir perbuatan itu disebarkan oleh pihak- pihak yang irihati dengan Jurnalis Malukunews TV tersebut.

Penulis :Nicko Kastanja
Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi