by

Kasus Pemukulan Staf Desa Piru dan Bentrokan Dua Kelompok Pemuda, Kapolres SBB Minta Masyarakat Segera Laporkan Tindak Pidana ke Polisi

-Hukrim-411 views

Piru,N25NEWS.com – Kapolres SBB, AKBP Bayu Tarida Butar-Butar S.Ik mengungkapkan, persoalan bentrok antara dua kelompok pemuda di kota Piru yang terjadi pada Minggu, (14/2/2021) bermula dari permasalahan anak- anak muda di pantai Rumah Redi, Dusun Waimeteng Pante.

Menurut Butar- Butar yang ditemui diruang kerjanya, Selasa, (16/2/2021) mengatakan, awalnya sekitar Pukul 18.15 WIT ada terjadi percekcokan antara anak- anak muda di kawasan Pantai Rumah Redi, kemudian terjadi pemukulan terhadap salah satu staf desa Piru yang bernama Steven Titawanano yang dilakukan DL dkk.

Namun menurut Butar-Butar, kejadian pemukulan tersebut tidak dilaporkan Titawanano ke pihak kepolisian setempat, (Polsek Piru) tetapi malah diberitahukan keteman- temannya sehingga terjadi konsentrasi massa.

Dalam pantauan media ini, massa pemuda dari Air Salobar kemudian menyerang massa pemuda Waimateng Darat, sehingga terjadi aksi kejar- kejaran dan baku lempar yang terjadi di perempatan Bank Maluku, tetapi polisi bertindak cepat, sehingga mengatasi perkelahian dari kedua massa tesebut, bahkan karena kejadian tersebut pada malam itu, pihak kepolisian dan TNI dari Koranmil 1502/07/ Piru melakukan penjagaan di area bentrokan tersebut.
Kapolres menjelaskan, dari kejadian tersebut setelah dilakukan pemeriksaan secara beruntun oleh Satreskrim Polres SBB, ada tiga Pemuda yang diamankan terkait kasus pemukulan terhadap staf desa Piru itu, ketiga pemuda tersebut berinisial, DL, AL dan RL.

Selain itu, Polres SBB juga telah melakukan Mediasi Damai yang melibatkan dua kelompok pemuda yang bentrok pada sore menjelang malam itu, dalam mediasi yang bertempat di Balai Pertemuan Desa Piru itu,hadir Kapolsek Piru, Iptu Idris Mukadar, Danramil 1502/07/Piru, Kapten Inf Agung Prabowo dan Kasat Intelkam Polres SBB dan pejabat Desa Piru, Royanto Manupassa.
Atas mediasi Damai ini, Kapolres mengharapkan tidak ada lagi kelanjutan dari bentrokan ini dan Ia berharap, Masyarakat bisa tenang sehingga bisa melakukan aktifitas sehari – hari seperti semula, Ia juga menyarankan kepada Masyarakat, jika terjadi hal- hal yang bisa menimbulkan keributan agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib ( polisi).

Ketika persoalan ini dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres SBB, Iptu Pieter Fredy Matahemual SH MH, Matahelemual mengungkapkan untuk kasus pemukulan Pejabat Desa Piru, masih ada sekitar 3 Pemuda yang masih dicari hingga dinyatakan DPO,
Menurut Kasatreskrim Polres SBB ini, disinyalir peristiwa ini berawal dari kelompok pemuda yang mabuk – mabukan, karena itu Ia berharap jika mengkonsumsi minuman keras masing – masing pihak harus menahan diri, karena Kalau tidak dapat menahan diri maka tidak dapat mengontrol emosi sehingga dapat melakukan aksi yang merugikan orang lain.

Reporter : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi