by

Kadis PMD,Surat Pembatalan SK Penundaan Pilkades SBB Telah Ada Di Meja Mendagri Tinggal Menunggu Pengesahan

Piru- N25NEWS.COM.Apa kabar penyelenggaraan even Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar secara serentak di SBB??.

Even politik tingkat Desa yang direncanakan melibatkan 43 Desa di Kabupaten SBB tersebut, akhirnya tertunda karena merebaknya ancaman penularan Virus Corona yang melanda dunia, karena itu, Kementrian Dalam Negeri – RI mengeluarkan SK Mendagri No.141/2577/SJ perihal saran penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu .

Menyikapi Surat Sakti tersebut, maka Bupati SBB kemudian mengeluarkan surat yang ditujukan kepada para Camat, Ketua BPD, Penjabat Kepala Desa dan Ketua Pemilihan Pilkades di 43 Desa untuk melakukan penundaan Pemilihan Kepala Desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten SBB, Drs Moksen Pellu S.PI yang ditemui di ruang kerjanya , pada Jumat, (27/7/2020) mengungkapkan, tahapan Pilkades serentak di kabupaten SBB telah sampai pada pengumuman Calon Kepala Desa dan penyiapan surat suara, selanjutnya tahapan yang masih tertunda dimulai dari kampanye Calon Kepala Desa hingga penetapan pemenang Kepala Desa.

Pellu menjelaskan, pihaknya saat ini masih menunggu SK Mendagri untuk mencabut atau membatalkan SK No 141/2577/ SJ itu, setelah itu maka Bupati SBB akan mengeluarkan surat edaran ke 43 Desa untuk memulai lagi tahapan kampanye Pilkades tersebut.

Kadis PMD SBB ini mengungkapkan, dirinya telah melakukan komunikasi secara intens dengan bagian Bina Pemerintahan Kementrian Dalam Negeri- RI dan jawaban yang diterima dari pihak Kemendagri surat tersebut masih dalam proses.

Menurut Pellu, argumen yang disampaikan pihaknya kepada pihak Mendagri adalah Masyarakat dan DPRD Kabupaten SBB telah mempertanyakan kelanjutan dari perhelatan demokrasi di tingkat Desa tersebut.

Selain itu, Ia juga menyampaikan masukan kepada pihak Kemendagri bahwa, Kabupten SBB adalah wilayah yang tidak terlalu terdampak terhadap Pandemi Covid -19 sehingga dapat melaksanakan Pilkades dengan mengikuti protokol.Covid-19.

Dari informasi terakhir, Surat Pembatalan SK Kemendagri tersebut telah berada di meja Mendagri tinggal menunggu pengesahannya saja.

Menurut Pellu, selain even Pilkades serentak Kemendagri juga masih disibukkan dengan Persiapan Pilkada 2020 yang akan digelar secara serentak pada Desember 2020, dimana untuk even tersebut empat Kabupaten di Maluku akan berpartisipasi yakni Kabupaten SBT, Aru, MBD dan Bursel.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi