by

Iha -Tanah Goyang Bertikai, Satu Polisi Dan Warga Tanah Goyang Terluka

-Hukrim-306 views

SBB,N25NEWS.com – Konflik dua Desa Iha dan Tanah Goyang yang terjadi Sabtu kemarin, (31/8/2019) menyebabkan satu korban aparat kepolisian dan satu warga Tanah Goyang terluka, masing -masing, Brigadir Polisi (Brigpol), Irman Samanery dan Muksin Jabir alias Jabir Mahu.
Kejadian bermula saat Raja Negeri Iha, Zain Saiful Latukaisupy S.E alias Tedy Latukaisupy (54) saat mengendarai mobilnya menyerempet seorang anak kecil yang bernama Putra Tuarita (6), kejadian terjadi di depan Mesjid Tanah Goyang pada Jumat, (30/8/2019)
Insiden ini spontan membuat Warga marah , setelah menyuruh pengemudi turun dari mobilnya, tetapi pengemudi tidak turun karena itu warga menjadi marah, kemudian merusakkan mobil Latukaisupy yang berpelat No Pol DE 1414 AC
Amukan massa juga ditujukan kepada Kaisupy, sehingga Ia mengalami luka robek pada kening bagian kiri, selepas itu aparat dari Polres setempat, langsung turun dan mengamankan pengemudi tersebut yang langsung dibawa ke Polres SBB,
Menanggapi peristiwa tersebut, pada Sabtu, 31/8/2019 Staf Negeri Iha bersama Pemuda Iha menggelar pertemuan di Baileo Negeri Iha, guna membahas insiden yang menimpa raja Negeri Iha, Mereka menuntut agar Pelaku secepatnya ditahan untuk diproses sesuai perbuatannya.
Mereka mengungkapkan, dalam waktu 1X24 jam pelaku harus ditahan, kalau tidak dipenuhi permintaan tersebut maka Masyarakat Iha akan menunjukkan sikap,
Paska pertemuan itu, sekitar 500 an Masyarakat Iha langsung menyerbu Dusun Tanah Goyang, ada yang menggunakan mobil, dan transportasi laut (Speed boat) serta ada juga yang nekad jalan kaki bergerak ke Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki.
Tepat Pukul 12:30 massa keduanya saling bakulempar dengan batu, pertikaian ini langsung mendapat perhatian cepat dari aparat TNI/Polri, dibawah Pimpinan Ka bag Ops SBB, AKP Vitalis Goleng didampingi Danramil Piru, Kapten A Laturake, Kapolsek Huamual,Ipda Elnath S.W Gemilang,S Tr K, Serta Danpos BKO Yonif136/Tuah Sakti Desa Lokki, Letda, D. Putrayudanto
Upaya Perdamaian yang dilakukan lewat mediasi dengan Masyarakat Iha, dan menghimbau Masyarakat Negeri Iha untuk kembali ke daerahnya.
Pukul 14:00 WIT berhasil menciduk pelaku penganiayaan terhadap Raja Iha, Yakni Munawir Sabuahlamo (25),hingga saat ini kondisi massa kedua belah pihak sudah dapat dikendalikan.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi