by

Hidupkan Kearifan Lokal & Promosi Wisata, 9 Mata Lomba Warnai HUT Kabupaten SBB

-Ragam-421 views

PIRU,N25NEWS.com -Menjelang acara puncak perayaan HUT Kabupaten SBB yang ke -16, Panitia Perayaan menggelar sembilan mata lomba diantaranya, Hela Rotan, Terompah, Dayung, Lari 10 Km, Lompat Karung, Gigit Kerupuk dan lomba lainnya.

Pada hari ini, Rabu, (8/1/2020) sementara digelar lomba lari 10 Manussa- Rambatu, Pemda SBB melakukan kegiatan jalan santai yang dimulai dari Tugu Peringatan Pemekaran Kabupaten SBB, atau yang dikenal dengan Tugu Oma-Opa, di jalan Arteri dan berakhir di depan Gedung Hatutelu (Waimeteng Pantai),

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Bersama yang melibatkan ASN dan para Kadis di lingkup Pemda SBB yang berlangsung di pelataran halaman Gedung Hatutelu.

Bupati SBB, Drs Yasin Payapo saat ditemui sejumlah awak media usai kegiatan menyatakan, dalam rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan HUT Kabupaten SBB yang jatuh pada tanggal 7 Januari itu, Panitia menggelar sejumlah lomba tradisional maupun olahraga, yang bertujuan untuk kembali menghidupkan nilai-nilai adatis dan nilai kearifan lokal yang terkandung didalam permainan tersebut.

Ditambahkan Payapo, untuk lomba tradisional Hela Rotan itu , ada nilai persatuan dan kerjasama untuk mencapai tujuan, pasalnya Tim yang ingin memenangkan pertandingan harus bersatu dan bekerja sama.

Selanjutnya, begitu lomba berakhir kedua Tim akan berjabat tangan, sehingga tercipta silahturahmi hidup Orang Basudara, sehingga lomba Hela Rotan tersebut hanyalah alat untuk Silahturahmi menuju persatuan hidup Orang Basudara.
Selain itu, Bupati menyatakan ada juga permainan- permainan tradisional yang harus dikembangkan di Saja Mese Nusa karena mengandung nilai kearifan lokal dari leluhur di masa lampau yang melambangkan hidup orang Basudara.

Sementara terkait lomba Lari 10 K Manussa- Rambatu, Bupati menyatakan, tujuan lomba tersebut digelar di daerah pegunungan adalah, untuk memperkenalkan objek wisata pegunungan SBB yang berhawa sejuk dan memiliki pemandangan yang asli.

“Di sana hawanya dingin dan sangat sejuk, sehingga mirip di Eropa cocok untuk di kembangkan wisata argrobisnis, misalnya ditanam apel, dan buah-buah lainnya ,”cetus Bupati.

Menurut Bupati, Kabupaten SBB juga memiliki sejumlah spot wisata pantai yang tak kalah menariknya, diantaranya, Pulau Tujuh, Selat Valentin, Pulau Osi, yang memiliki pemandangan alam yang indah tetapi belum dikelola secara optimal,” kedepannya Kita akan benahi sehingga menjadi objek wisata bagi kunjungan Wisatawan” kata Payapo.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi