by

Dua Pasien Baru & Karantina PNS Bandel Dominasi Penanganan Covid-19 Di Kabupaten SBB

PIRU,N25NEWS.com – Ada dua persoalan yang menonjol dari penanganan terkini Pandemi Virus Corona ( Covid-19) Di Kabupaten SBB, yakni terpaparnya dua warga SBB berdasarkan hasil tes yang berbeda dan pemberlakuan karantina terhadap 19 ASN SBB yang bandel dan tidak mengindahkan surat Edaran Bupati SBB No 800/286, tentang larangan melakukan perjalanan keluar Daerah/ mudik.

Kepala bagian Humas dan Protokoler Setda Kabupaten SBB, Hendry Mandaku dalam keterangan persnya kepada sejumlah awak media cetak dan elektronik Di SBB, yang berlangsung di Lantai II, Kantor Bupati SBB pada, Rabu,( 27/5/2020) menyatakan, terkait dua warga SBB yang terpapar Virus Corona salah satunya berinisial RA, Pasien RA dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan Polimerase Chain Reaction (PCR) yang diterima sejak Selasa, (26/5/2020).

Selanjutnya, Pasien RA langsung dipindahkan ke RSU Piru untuk mendapatkan penangan medis meski kondisinya terlihat bugar.

Dari telusuran informasi, Pasien RA sejak Rabu, (20/5/2020) telah menjalani rapid tes dengan hasil reaktif, selanjutnya RA langsung menjalani Tes Swab/PCR, Ia langsung juga menjalani karantina di Rusun Pemda di Negeri Etti, Kota Piru.

Selain itu, pada Rabu, (27/5/2020) dilakukan tracking terhadap keluarga maupun rekan- rekan di tempat di tempat asal domisili RA , yakni di Dusun Pelita Jaya.

Sementara salah satu Pasien lainnya, dinyatakan terpapar Virus Corona, setelah hasil rapid tesnya dinyatakan reaktif, Pasien yang belum diketahui inisialnya itu, adalah warga Kecamatan Waisala yang pekerjaannya berjualan di Pasar Mardika (Ambon).

Menurut Mandaku, sejak Selasa, (26/5/2020) Pasien Warga Waisala itu, telah dijemput paksa tim Gustu Kabupaten SBB untuk mendapatkan penanganan selanjutnya.

Mandaku menyatakan, karantina terhadap19 PNS Bandel, adalah langkah pengamanan terhadap pelaku perjalanan yang tidak mengindahkan Surat Edaran Bupati, kemungkinan besar akan ada pertambahan jumlah PNS yang akan dijemput paksa untuk dikarantina di Rusun tersebut.

Mandaku menandaskan, dari ke 19 PNS tersebut terdapat beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) ,ini menandakan bahwa Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M.Pd sangat tegas terhadap komitmennya dalam menjaga daerah ini agar terbebas dari penularan Virus Corona ( Covid- 19) dan menerapkan sanksi bagi para PNS bandel pelaku perjalanan tanpa pandang bulu.

Namun publik masih menantikan ketegasan Bupati SBB, dalam menerapkan sanksi terhadap sikap pembangkangan para PNS tersebut terutama Para Pimpinan OPD yang gagal dalam memberikan panutan disiplin bagi bawahannya.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor :Redaksi

Comment

Direkomendasi