by

Dituding Hasut Orang Tua Larang Siswa, Kepsek SMP Negeri 9 Huamual Caci Maki Penjaga Sekolah Dengan Kata- Kata Tak Senonoh

-Ragam-287 views

LUHU,N25NEWS.com – Perlakuan Linda Launuru, Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Huamual, Di Dusun Saluku, Petuanan Luhu, Kecamatan Huamual Muka , kepada bawahannya, Sunarti Wagola yang menjadi Penjaga Sekolah SMP tersebut sangat tidak manusiawi.

Pasalnya, Wagola yang dituding telah menghasut Orang Tua Siswa, untuk melarang anaknya mengangkut batu kerikil milik sekolah, ke lapangan Volly langsung dicaci maki Launuru dengan kata- kata yang sangat tak pantas, yakni Anj..ng, ular, bodoh, babu, kejadian itu berlangsung pada Sabtu Malam, (3/10/2020).

Menurut penuturan Wagola yang didampingi putranya, Hadi Bustam saat ditemui di Piru, Senin, (5/10/2020), kejadian ini bermula saat dilakukan pertemuan sosialisasi antara orang tua murid, komite sekolah, Dewan Guru terkait masalah Pasir dan Batu Kerikil milik sekolah, yang semula diangkat untuk pembuatan jalan setapak masuk ke sekolah dan Gapura.

Dari informasi yang dihimpun, Kepala Sekolah tersebut ingin membeli kerikil dari milik sekolah dengan tujuan untuk pembagunan WC dan perumahan yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK)dengan alasan uang hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk membeli peralatan olahraga yakni bola Volli dan membagun lapangan.

Namun ternyata, pembelian kerikil tersebut telah dilakukan oleh Launuru secara sepihak dengan Pembina OSIS sekolah itu, tanpa persetujuan dari Dewan Guru, sedangkan sebelumnya persetujuan pengangkutan pasir dari Pantai ke belakang sekolah dilakukan pada masa kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya, dilakukan melalui pertemuan antara orang tua murid dan Dewan Guru.
Sementara itu, putra Wagola, Hadi Bustam mensinyalir Ibunya dicaci maki Kepsek itu karena saat pertemuan antara orang tua murid dan komite dan pihak sekolah ada masukan dari Komite Sekolah yang baru itu kepada Launuru terkait Wagola yang menyebabkan Kepsek tersebut berang pasalnya, dalam pertemuan sosialisasi itu, pihak orang tua murid menolak penjualan batu kerikil milik sekolah tersebut.

“Mungkin ada penyampaian dari Komite Sekolah yang baru, sampai Beliau marah dan bicara dengan nada yang tinggi sampai keluar kata- kata yang tidak baik itu, seperti anj..g, babu, bodoh” tandas Hadi

Menurut Hadi , selain mengeluarkan kata tak pantas, Suami Kepala Sekolah itu memegang dan mendorong penjaga sekolah tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Launuru menjabat Kepala Sekolah belum.sampai satu bulan dan usai pengangkatan Kepsek tersebut sempat di Demo di Dinas Pendidikan Kabupaten SBB.

Penulis :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi