by

Da Costa : Kemajuan Kemajuan Dunia Pariwisata Daerah Tergantung Strategi Pengelolaan Destinasi Wisata

-Ragam-143 views

ETI,N25NEWS.com -Sebanyak 40 Peserta mengikuti kegiatan Deskripsi dan pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata SBB, bagi pelaku usaha Destinasi Wisata yang berlangsung di Aula Indago Resort Pulau Osi, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, pada Kamis, (5/11/2020)

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan SDM pengelola Destinasi Wisata tersebut menargetkan untuk menciptakan destinasi wisata yang memiliki nilai jual , kompetitif dan variatif.

Dimana baik dari sisi management dan tata kelola dan konten ikon wisata dapat didisain sehingga memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri, spesifik dan terkoneksi dengan IT, sehingga mudah diakses, murah meriah dan mengedepankan kualitas pelayanan prima.

Sekretaris Daerah Kabupaten SBB, Mansur Tuharea SH membuka kegiatan tersebut, sementara Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jenny Dacosta tampil sebagai Pemateri.

Dalam materinya Da Costa memaparkan ada tiga faktor penting dalam pengembangan Dunia Pariwisata yakni Aksebilitas, Aktraksi dan Anenitas.

Ditambahkannya basis Budaya Masyarakat dan Lingkungan adalah dasar dari Pembagunan Pariwisata.

“Masyarakat adalah subjek dari cipta Budi dan karsa , Masyarakat adalah Budaya, karena itu yang telah diciptakan Tuhan harus dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan” jabarnya

Da Costa mengatakan, kemajuan Dunia pariwisata suatu Daerah tergantung langkah strategi yang diambil dalam pengelolaan destinasi wisata yakni lewat penguatan stakeholder, penguatan kelembagaan/pengelolaan, penguatan komunikasi dan pemasaran, penguatan dampak, penguatan bisnis, penguatan kapasitas SDM,penguatan jejaring dan koneksivitas serta penguatan pelayanan.

Kepala Dinas Pariwisata SBB, Johanis M Soukotta membawakan materi Pentingnya Sadar Wisata, Sapta pesona dan pelayanan prima SDM pariwisata dalam tata kelola destinasi wisata.

Penulis :Nicko Kastanja
Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi