by

Bantah Melanggar Aturan, Pemuda Eti Nyatakan Penyambutan Menteri Desa & PDTT Sesuai Protekes

-Ragam-433 views

ETI,N25NEWS.com – Tokoh Pemuda Desa Eti, Kaleb Risaputty menyatakan, acara penyambutan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT),Dr Abdul Halim Iskandar, M.Pd sudah dilakukan dengan mengikuti Protokol Kesehatan ( Protekes), karena itu dalam kegiatan kunjungan Menteri tersebut Masyarakat Desa Eti tidak diperbolehkan ikut serta karena sudah ada arahan dari Pemerintah Desa untuk tidak boleh ada kerumunan.

Risaputty yang menghubungi media ini lewat saluran teleponnya pada Minggu ( 31/1/2021) mengungkapkan, kebijakan Pemerintah Desa Eti saat itu selain warga Eti , hewan- hewan peliharaan Warga yang berada di lokasi kunjugan Menteri pun diungsikan .sehingga tidak menganggu jalanya kegiatan kunjungan Menteri Desa dan PDTT yang berlangsung pada Jumat, (29/1/2021) yang di pusatkan di Gedung BUMDes Ina Ama, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat.

Menurutnya, semua tamu yang hadir dalam acara tersebut, sudah mengikuti protokoler kesehatan sesuai anjuran Pemerintah Daerah dan sebagian besar yang hadir adalah para tamu undangan utusan dari Bumdes di Kabupaten SBB, para pejabat pusat dan daerah beserta petugas protokolernya karena itu pemberitaan Masyarakat tidak taat Protekes salah sasaran.

Risaputty menandaskan, meski dalam pemberitaan tidak disebutkan bahwa yang melanggar protokol Covid Masyarakat daerah mana, tetapi dalam tayangan tersebut tempat kegiatannya Di Desa Eti bisa berpotensi mencoreng nama Desa.

“Pemberitaan ini sangat merugikan Masyarakat Eti , karena sebagai tuan rumah dalam acara penyambutan seorang pejabat dengan level Menteri diberitakan tidak sanggup memenuhi Protekes” protesnya

Padahal dilain sisi Menurut Risaputty, di Kabupaten SBB yang pertama kali melakukan protokol kesehatan, dengan menyediakan ruang khusus karantina bagi Pelaku Perjalanan adalah di Desa Eti

“Desa Eti selama ini sangat taat dengan anjuran pemerintah, mengapa sampai dengan kunjungan Menteri Desa kita, Kita diberitakan melanggar aturan Protokol kesehatan dengan berkerumunnya Masyarakat, Ada apa ini?”tandas Pria yang biasa disapa Kaleb ini.

Menurut Risaputty, dari pemberitaan itu juga terindikasi bahwa, Dinas Kesehatan SBB sudah melanggar aturan, padahal dalam proses penyambutan Menteri kemarin, Dinas Kesehatan SBB sudah melakukan prosedur pengecekan suhu tubuh oleh tim kesehatan dan pekerjaan Mereka ditinjau langsung oleh kepala Dinas Kesehatan SBB.

Bahkan Kaleb menambahkan, pada acara kunjungan menteri Desa dan PDTT itu hadir juga aparat penegak hukum Kejari Dataran Hunipopu dan Kapolres SBB sehingga kalau acaranya melanggar Protekes Kapolres SBB bisa langsung menghentikannya.

Sekali lagi Risaputty menyatakan pemberitaan tersebut sangat merugikan Desa Eti, pasalnya pada tanggal 16 hingga 26 ada kegiatan HMI di anak Dusun Petuanan Desa Eti,yakni di Pulau Osi dan akan ada kunjungan dari Pejabat Pemerintah Pusat yaitu, Dirjen dari Kementrian dalam Negeri – RI,sehingga bisa berpotensi merugikan Desa Eti pada khususnya dan Kabupaten SBB pada umumnya.

Penulis : Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi