by

Akan Bertarung Di API 2020, Kabaghumas Pemda SBB Minta Dukungan Vote Masyarakat dan Penelusuran Aspek History Selat Valentein

PIRU,N25NEWS.com -Terpilihnya Selat Valentein di Pulau Buano masuk dalam 10 Besar Anugrah Pesona Indonesia (API)2020, memantik perhatian kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemkab SBB, Hendry Mandaku

Mandaku yang ditemui , pada Senin , (17/8/2020) menghimbau kepada seluruh Masyarakat SBB agar memberikan dukungan kepada Selat Valentein agar dapat tampil sebagai juara, dalam Anugerah Pariwisata dengan kategori surga tersembunyi (Hidden Paradise).

Menurut Mandaku, sebelumnya Pemda SBB melalui Dinas Pariwisata telah mengupayakan pendaftaran semua destinasi wisata yang ada di Kabupten SBB, termasuk Pantai, Gunung, Danau dan Air terjun, namun dalam proses seleksi dari Panitia Penyelenggara yang terpilih dan masuk dalam nominasi hanya, Selat Valentine.

Menurut Mandaku, secara alamiah Selat Valentein memiliki view dan pemandangan Alam yang masih asli dan indah dipandang mata sehingga memiliki nilai komersial, karena itu, Ia mengharapkan ada atensi dari Pemda dan Masyarakat SBB untuk berpartisipasi dengan melakukan voting untuk mendukung spot wisata Selat Valentein, agar dapat tampil sebagai kampiun dalam kategori Surga Tersembunyi.

Selain itu, dalam rangka untuk menunjang potensi Selat Valentein dalam ajang ini, Mandaku menghimbau Pemda SBB melalui Dinas Pariwisata dapat menggali dan mengumpulkan data – data sejarah dan historis dan Selat Valentine ini, sebagai data penunjang untuk bertarung event ini, “mengingat kata “valentine” bukan merupakan bahasa asli Kabupaten SBB”cetus Hendry

Dari Pendapat Masyarakat, ada harapan besar agar Pemda juga memperhatikan pembangunan sarana dan prasarana pada spot wisata tersebut, sehingga dapat menarik minat dari wisatawan lokal maupun manca negara untuk datang berkunjung ke SBB” ungkap salah satu penggiat Wisata.

Cara untuk , memilih Selat Valentein adalah dengan mengirim SMS, ketik API 181 kirim ke 99386 (berlaku semua provider) dengan keyword sesuai tabel.

Reporter :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi