by

9 Desa & 3 Dinas Akan Wakili Pemda SBB Berpartisipasi Dalam Inovasi Government Award 2020 Kemedagri – RI

PIRU,N25NEWS.com – Pemerintah Kabupaten SBB akan berpartisipasi dalam Inovasi Government Award (IGA)2020, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri- RI.

Untuk mengecek persiapan Para peserta yang akan berpartisipasi dalam ajang tersebut, maka pada Senin, (7/9/2020), bertempat di ruang rapat Pemkab SBB, lantai II, Kantor Pemda SBB, Desa Morekau, Kota Piru digelar Pertemuan antara Panitia Lokal, yakni Badan Litbang Daerah dan Para peserta yang terdiri dari sembilan Desa dan tiga Badan.

Dalam kegiatan itu, masing – masing peserta harus mempresentasikan proposalnya dan memutar video inovatif yang dibuat terkait produk yang akan ditampilkan.

Setelah itu, video inovasi para peserta tersebut akan ditanggapi dengan saran dan kritikan dan masukan dari para penilai yang terdiri dari beberapa SKPD di lingkup Pemda SBB yaitu, Dinas PMD, Bappeda, Bagian Humas dan Protokol, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Litbang, Dinas Kesehatan, Dinas Infokom, Bagian Hukum,Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata.

Kepala Badan Litbang Daerah SBB, Gaspar Pesireron M. Pd, saat ditemui di akhir kegiatan menyatakan, Inovatif Government Award ( IGA) 2020 adalah sebuah program dari Kementrian Dalam Negeri – RI, tepatnya Badan Litbang Nasional yang sudah berlangsung sejak Tahun 2014.

Pesireron menambahkan, kegiatan IGA tersebut adalah setiap Daerah menyampaikan, apa saja Inovasi Pemerintahan yang telah dilakukan.

“Karena itu, setiap Daerah bisa menyampaikan apa produk unggulannya , apa keunggulan dalam pelaksanaan inovasi didaerahnya ” jelasnya.

Menurut Pesireron, Pertemuan yang berlangsung hari ini adalah pertemuan yang ketiga, dimana setiap Dinas atau Badan harus mempresentasikan bentuk inovasi tata layanan pemerintahannya, dan setiap.Desa harus mempresentasikan produk inovasi unggulannya dalam bentuk laporan proposal dan video.

Disingung mengenai target dalam ajang ini, Pesireron menyatakan, tidak.ada target khusus karena pihaknya hanya ingin memberikan yang terbaik.

“Ini ajang berlangsung setiap tahun, dimana setiap Daerah harus melaporkan apa inovasi yang telah dikembangkan, jadi Kita tidak ada target khusus harus juara berapa, tetapi nanti Pemerintah Pusat yang menilai, Daerah- Daerah mana yang inovatif akan diberi rangsangan berupa Dana Inovasi Daerah” rincinya.

Pesireron berharap, Pemda SBB dapat memberikan yang terbaik dalam ajang ini, bukan hanya sekedar berpartisipasi.

Dari informasi yang dihimpun, dalam pertemuan tersebut masih ada beberapa Desa yang belum menyelesaikan persyaratan untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut, sementara batas terakhir pengiriman materi Ke Kemedagri – RI adalah pada tanggal 10 September 2020.

Adapun Desa – Desa yang akan berpartisipasi adalah, Latutake yang memperkenalkan produk Minyak Lawang, Desa Tumalehu Barat memperkenalkan produk kue Nastar Pala yang disebut Pala Tar , Hulung, Niwelehu memperkenalkan inovasi Sasi laut.

Penulis :Nicko Kastanja

Editor : Redaksi

Comment

Direkomendasi