by

Kabupaten SBB Raih Partisipasi Terbaik Program Vaksinasi Covid-19

Piru,N25NEWS.com – Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M.Pd bersama Forkopimda SBB, menghadiri vaksinasi Pertama tahap II bagi para pimpinan di Kabupaten dan tenaga kesehatan yang berlangsung di Rumah Sakit Umum ( RSU) Piru, jalan Trans Seram, Kota Piru, pada Rabu, (10/2/2021)

Dalam kegiatan Vaksinasi Covid -19 yang betemakan vaksin aman dan halal itu, Sekretaris Daerah SBB, Mansur Tuharea mendapat kesempatan pertama untuk menjalani vaksinasi, setelah itu Kapolres SBB, AKPB, Bayu Tarida Butar-Butar, Ketua DPRD SBB, Abdulrashid Lisaholith, S.Pi Ketua Pengadilan Tinggi Dataran Hunipopu, Agus Trianto SH MH.

Saat ditemui usai kegiatan, di pelatatan RSU Piru, Rabu, (10/2/2021) Bupati SBB, Drs Moh Yasin Payapo M Pd mengungkapkan, kegiatan ini adalah vaksinasi Pertama tahap II di Kabupaten SBB, untuk Vaksinasi Pertama tahap I, Kabupten SBB berada di peringkat pertama dalam partisipasi vaksinasi pada rangking partisipasi Kabupaten/ kota di Maluku.

Karena itu Payapo mengungkapkan bahwa, dari hasil ini menunjukkan angka partisipasi vaksinasi di Kabupaten SBB cukup bagus, untuk itu harapannya pada tahap ini,semua komponen diminta untuk memberikan pencerahan kepada Masyarakat supaya mereka tidak takut menjalani vaksinasi.

” Ada dua hal yang harus Kita sampaikan, yaitu bahwa Vaksinasi ini aman dan halal sehingga pada saat gilirannya Mereka akan datang berduyun- duyun untuk melakukan vaksinasi,” tandasnya.

Bupati mengungkapkan, testimoni yang disampaikan Forkopimda yakni dari Kapolres SBB, Ketua DPRD dan Ketua PN Dataran Hunipopu bahwa vaksin aman dan halal, selain itu lewat vaksinasi akan menambah imun dan kekebalan tubuh sehingga bisa diprediksi bahwa dengan adanya vaksinasi maka akan memutus mata rantai penyebaran virus Corona.( Covid-19)..

Disingung mengenai , apakah setelah pentahapan vaksinasi selesai maka maka Masyarakat telah dapat beraktifitas seperti biasa, sehingga bisa terjadi pemulihan ekonomi di Kabupaten SBB, Bupati mengakui bahwa sejak merebaknya Covid-19 di Kabupaten ini ekonomi sedikit terpengaruh. tetapi tidak terjadi kelaparan.

“Kalau bicara soal perkembangan ekonomi, betul Covid-19, sedikit berdampak kepada pengembangan ekonomi, tetapi puji syukur di kabupaten kita tidak ada orang yang berteriak bahwa, Saya lapar, Saya haus, Saya tidak ada makanan, itu berarti bahwa, kondisi dan perkembangan ekonomi kita tetap berjalan sebagai mana sebelum Covid ini ada, walaupun ada pengaruh, tetapi frekuensinya sedikit” jabarnya.

Kendati meraih predikat sebagai kabupaten terbaik dalam partisipasi Program Vaksinasi di tingkat Kabupaten Kota Di Maluku, namun ketidakhadiran Wakil Bupati SBB, Timotius Akerina SE MM dalam dua tahap vaksinasi di Kabupaten ini yakni pada Vaksinasi Perdana atau vaksinasi Pertama tahap I yang dilangsungkan pada Rabu, (27/1/2021) dan Vaksinasi Pertama tahap II pada Rabu, (10/2/2020)menjadi citra buruk bagi Kabupaten ini,

terkait persoalan ini Ketua DPRD SBB, Abdul Rasyid Lisaholith S.Pi terkesan membela tindakan tersebut, menurutnya persoalan tersebut dikembalikan kepada Pemerintah Daerah, selain itu Lisaholith menyatakan pentahapan Vaksinasi di SBB belum selesai masih ada tahap kedua, ketiga dan seterusnya.

Sementara menanggapi hal ini Bupati SBB, Drs Yasin Payapo M. Pd mengatakan, mengapa tidak tanya Dia saja.

Ketika wakil Bupati SBB itu disambangi di rumah dinasnya di kawasan Morekau, beliau tidak berada di tempat , bahkan ketika dikonfirmasi media ini lewat saluran WhatsApp nya pesan terkirim tetapi tidak.ditanggapi.

Penulis : Nicko Kastanja

Comment

Direkomendasi